Suara.com - Juru bicara tim kampanye Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul hari ini tiba-tiba mendatang kantor Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat massa aksi damail 212 sudah mulai membubarkan diri.
Dengan mengenakan baju kotak-kotak merah, Ruhut tiba di kantor Luhut sekita pukul 14.30. Saat tiba, Ruhut hanya melemparkan senyum dan langsung menuju ke kantor Menko Maritim yang terletak di lantai 3.
Saat ditanya perihal kedatangannya, Ruhut masih belum mau menjelaskannya secara gamblang. Ruhut terlihat terburu-buru langaung menuju lift dengan dikawal oleh para ajudan Luhut.
"Nanti ya, saya naik dulu," singkat Ruhut, Jumat (2/12/2016).
Pertemuan tersebut hanya berlangsung sekitar 30 menit. Ruhut langsung keluar dari lift dan sempat mengecek situasi deoan kantor Kemenko Maritim yang sebelumnya dipadati oleh massa yang menggelar aksi damai 212.
Ruhut mengungkapkan, kedatangannya tersebut untuk membicarakan terkait aksi unjuk rasa 212 yang berjalan dengan damai dan tertib.
"Ya tadi ngomongin soal aksi tadi. Tadi kan saya lihat semua berjalan lancar, damai dan tertib salut saya. Hari ini kan lebih besar juga massanya, tapi saya salut," kata Ruhut.
Ia pun mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang tadi ikut serta saat Salat Jumat Berjamaah di kawasan Monas,Jakarta Pusat.
"Wah itu baik sekali, ini membuktikan bahwa presiden Jokowi adalah bapak demokrasi. Kan di era beliau reformasi ini beliau sangat mengedepankan demokrasi. Mau unjuk rasa silahkan, asal bertanggung jawab. Jadi saya amat bangga dengan sikap pak presiden," katanya.
Baca Juga: Unik, Berdemo Tuntut Ahok Ditangkap dengan Berkuda
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan