Atribut partai di aksi 4 Desember. [suara.com/ Bagus Santosa]
Atribut Partai Politik mendominasi aksi 'Kita Indonesia' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (4/12/2016).
Pantauan di lokasi, atribut partai politik yang mendominasi ini adalah Partai Golkar dan Partai Nasdem. Bendera dan kaos yang digunakan peserta aksi ini mudah di lihat di lokasi.
Selain itu, dua panggung besar juga disediakan untuk melakukan orasi. Dua panggung itu didirikan di depan Hotel Mandarin Oriental dan di depan Hotel Kempinsky.
Untuk di depan Hotel Mandarin Oriental, atribut Partai Golkar mendominasi. Sedangkan di depan Hotel Kempinsky didominasi oleh atribut Partai Nasdem.
Salah satu kader Golkar, Eri yang merupakan warga Cempaka Putih, Jakarta, mengatakan dirinya memang diajak oleh rekannya yang merupakan kader Partai Golkar. Dia mengatakan, banyak juga kader Partai Golkar dari kecamatan di Jakarta lainnya yang ikut dalam acara in-m
"Kalau rombongan saya ada 50 orang datang dari Jam 5.00 WIB tadi. Dari rombongan lain juga banyak, ada dari Tanah Abang, dari Matraman, dari lain-lain juga," kata Eri.
Sementara itu, kader Nasdem Khatem yang berasal dari Mesuji, Lampung, mengatakan, dirinya diajak oleh teman-temannya untuk datang ke tempat ini. Dia berangkat dari kemarin malam dan baru sampai tadi pagi. Setelah sampai, dia langsung diberi kaos nasdem dan ikut aksi hari ini.
"Saya baru sampai tadi pagi. Dan sekarang masih janjian sama temen saya, kader Nasdem juga dari Bekasi. Ternyata susah janjian di tempat kaya gini (banyak orang)," kata dia.
Sebelumnya, Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono mengatakan supaya acara car free day untuk bebas atribut partai politik dan kegiatan politik apapun.
"Bagi yang sedang menggunakan atribut partai politik diminta untuk panitia dapat menertibkannya dan bergantian pakaian netral. Selamat berolahraga dan bersantai bersama keluarga di CFD, sambil tertib menikmati parade budaya 'Kita Indonesia'. Mari kita jaga Jakarta yang aman, nyaman, tertib, dan damai," kata dia.
Komentar
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya