-
Mojtaba Khamenei selamat dari dua upaya pembunuhan di rumah dan rumah sakit.
-
Pemerintah Iran mengonfirmasi sang pemimpin terluka namun kondisinya tetap sehat walafiat.
-
Majelis Ahli resmi menunjuk Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi menggantikan sang ayah.
Suara.com - Dunia internasional dikejutkan dengan kabar lolosnya pemimpin tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei dari upaya pembunuhan terencana.
Mojtaba Khamenei dilaporkan berhasil bertahan hidup setelah menjadi target serangan udara militer Amerika Serikat dan Israel.
Operasi pemusnahan tersebut menyasar dua lokasi berbeda yang diduga sebagai tempat persembunyian sang pemimpin baru.
Lokasi pertama yang menjadi sasaran adalah kediaman ayahnya yang juga merupakan pemimpin pendahulu, Ayatollah Ali Khamenei.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Mojtaba sedang berada di dalam rumah tersebut saat ledakan besar terjadi.
Kabar mengenai keberadaan Mojtaba di lokasi kejadian dikonfirmasi langsung oleh otoritas resmi di Teheran.
Mohammadreza Rezaei Kouchi selaku anggota DPR Iran memberikan pernyataan terkait situasi mencekam yang dialami sang pemimpin.
"Namun, dia lolos dari pembunuhan," kata Rezaei dikutip dari media pemerintah Iran IRNA.
Pernyataan ini menegaskan bahwa upaya penghilangan nyawa terhadap tokoh sentral Iran tersebut menemui kegagalan total.
Baca Juga: Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
Meskipun kerusakan bangunan dilaporkan cukup parah, nyawa Mojtaba dipastikan tidak melayang dalam peristiwa mencekam itu.
Ternyata ambisi militer sekutu tidak berhenti pada satu lokasi serangan di kediaman pribadi saja.
Serangan udara susulan kembali dilancarkan dengan target sebuah rumah sakit yang menjadi tempat perawatan Mojtaba.
Langkah ini diambil setelah muncul laporan bahwa sang pemimpin sedang mendapatkan tindakan medis di sana.
Kendati demikian, strategi penghancuran fasilitas kesehatan tersebut kembali gagal mengenai sasaran utama mereka yakni Mojtaba.
Kegagalan ganda ini menjadi sorotan tajam karena target utama tetap bertahan di tengah gempuran masif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop
-
Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat
-
Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta
-
Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti
-
4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari
-
Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS
-
Koperasi Desa hingga Pelosok, Mengapa Sekolah Rusak Justru Dibiarkan?
-
Detik-Detik Ibu di Way Kanan Melahirkan di Mobil Akibat Jalan Rusak Parah
-
Sutrimo Pembantu Febrie Adriansyah Tewas Tak Wajar, Puslabfor Polri Uji Sampel dari Lokasi Kejadian