News / Internasional
Minggu, 15 Maret 2026 | 09:21 WIB
Rudal Iran
Baca 10 detik
  • Korban tewas serangan Israel di Lebanon mencapai 826 orang termasuk ratusan anak-anak.

  • Naim Qassem tegaskan Hizbullah siap perang panjang dan berjanji beri kejutan di medan laga.

  • Israel hancurkan jembatan strategis Sungai Litani untuk memutus jalur logistik dan perlintasan kunci.

Suara.com - Tragedi kemanusiaan di wilayah Lebanon semakin memburuk akibat agresi militer perang yang dilakukan oleh pasukan Israel.

Kementerian Kesehatan setempat melaporkan bahwa angka kematian kini telah menyentuh angka 826 orang penduduk.

Selain korban jiwa, tercatat sebanyak 2.009 warga mengalami luka-laka akibat gempuran yang terjadi sejak awal Maret.

Data dari Al-Jazeera merinci bahwa setidaknya 65 wanita dan 106 anak-anak kehilangan nyawa mereka.

Petugas medis juga tidak luput dari bahaya dengan laporan 31 paramedis yang tewas saat bertugas.

Evakuasi Korban dan Penutupan Fasilitas Medis

Kabar duka lainnya menyelimuti penemuan dua petugas kesehatan yang sebelumnya dinyatakan hilang di Burj Qalawiya.

Jenazah mereka berhasil dievakuasi dari balik puing-puing pusat layanan kesehatan primer yang hancur lebur.

Krisis kesehatan semakin parah karena lima rumah sakit besar terpaksa menghentikan seluruh operasional medis mereka.

Baca Juga: Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi

Keputusan penutupan diambil menyusul adanya serangan langsung maupun ancaman keamanan yang sangat membahayakan nyawa staf.

Pemerintah setempat memberikan peringatan keras bahwa angka kematian kemungkinan besar akan terus mengalami lonjakan signifikan.

Hizbullah Bersiap Hadapi Perang Panjang

Tim penyelamat hingga saat ini masih bekerja keras menyisir lokasi reruntuhan untuk mencari warga yang tertimbun.

Tekanan pada infrastruktur medis di Lebanon sudah berada pada titik yang sangat mengkhawatirkan bagi warga.

Di tengah situasi panas tersebut, Naim Qassem selaku pemimpin Hizbullah memberikan pernyataan yang sangat tegas.

Load More