Suara.com - Tim SAR menemukan satu jenazah korban pesawat Polri M-28 Sky Truck P-4201 yang jatuh di peraran Kabupaten Lingga.
"Sabtu sekitar pukul 17.55 WIB satu jenazah ditemukan. Rencanannya pagi ini dibawa ke RS Bhayangkara Batam," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga di Batam, Minggu pagi.
Setelah sampai di RS Bhayangkara Polda Kepri di Batam, kata dia, akan dilakukan identifikasi oleh tim DVI Polda Kepri.
"Nanti akan diidentifikasi dulu memastikan identitasnya," kata dia.
Pada Sabtu petang, kata dia, pencarian sempat dihentikan akibat cuaca tidak mendukung. Kegiatan pencarian dilanjutkan Minggu pagi ini.
"Iya, sempat dihentikan karena cuaca butuk dan hari mulai gelap. Namun pagi tadi sudah kembali dilakukan pencarian," kata Erlangga.
Selain satu jenazah, sejumlah barang milik penumpang seperti tas, pakaian, KTA, topi, poto-poto sudah terlebih dahulu ditemukan nelayan dan tim SAR.
Erlangga juga mengklarifikasi jumlah penumpang yang ada di dalam pesawat dari 16 orang menjadi 13 orang personil saja.
"Sesuai data memang 16, namun tiga personil masing-masing Brigadir Sandoko, Brig Endri L dan Bripda Angga sudah turun di Pangkal Pinang. Sehingga tinggal 13 orang dalam pesawat," kata dia.
Pada Minggu pagi, kata dia, jumlah personil yang melakukan pencarian sebanyak 151 personil dari unsur Basarnas, Polair, TNI AL, BC, BC.RRC Singapura, KPLP.
"Ada 16 unit kapal dikerahkan, dua unit helikopter, 1 unit pesawat udara," kata Erlangga.
Pesawat baling-baling milik Polri tersebut diketahui terbang dari Pangkal Pinang menuju Batam pada Sabtu siang. Saat berada di atas wlayah Lingga pesawat hilang kontak hingga akhirnya diketahui jatuh di perairan Kabupaten Lingga pada Sabtu siang. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China