Suara.com - Polisi mengalihkan arus lalu lintas kendaraan jalur wisata Parongpong-Lembang, Kabupaten Bandung Barat ke arah Kota Bandung, Jawa Barat, untuk menghindari bahaya bencana longsor di jalur wisata itu.
Kepala Sub bagian Humas Polres Cimahi, AKP Munchar mengatakan jalur dari Cimahi maupun Padalarang lintas Parongpong menuju kawasan wisata di Lembang masih dalam tahap perbaikan dampak longsoran tanah.
"Kepada masyarakat, untuk sementara Jalan Raya Parongpong saat ini belum bisa dilalui dikarenakan masih dalam perbaikan dampak dari terjadinya tanah longsor," katanya Sabtu (10/12/2016).
Munchar menuturkan, pengendara dari arah Padalarang dan Cimahi menuju Lembang agar menggunakan jalur Cimahi-Kota Bandung.
Kendaraan roda empat, lanjut dia, dapat menggunakan jalur tol keluar Gerbang Tol Pasteur untuk selanjutnya masuk Jalan Setiabudi-Lembang.
"Kendaraan roda empat menggunakan jalur tol dan keluar di pintu Gerbang Tol Pasteur kemudian menggunakan jalur Jalan Setiabudi-Terminal Ledeng-Lembang," kata Munchar.
Sedangkan kendaraan dari Jakarta menuju kawasan wisata Lembang, kata Munchar, dapat memanfaatkan akses Gerbang Tol Subang untuk menghindari kemacetan di jalur Kota Bandung-Lembang.
"Untuk pengendara dari arah Jakarta menuju Lembang maupun sebaliknya dihimbau agar menggunakan akses pintu Gerbang Tol Subang guna menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan di jalur Ledeng-Lembang," katanya.
Terkait pengamanan di jalur wisata selama musim libur panjang akhir pekan, kata Munchar, Polres Cimahi menerjunkan 500 personel yang disebar seluruh titik rawan kemacetan dan tempat wisata.
"Lebih kurang 500 personel yang diploting di masing-masing lokasi rawan kemacetan dan tempat-tempat wisata yang berada di wilayah hukum Polres Cimahi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN