Suara.com - Presiden terpilih Donald Trump terus memamerkan penilaian yang dilaporkan CIA bahwa pemerintah Rusia secara khusus membantu kampanyenya memenangkan dalam pemilihan presiden. Trump pun merespon dan menyebut mereka (CIA, red) 'konyol'.
Salah satu penasihat top Trump, Kellyanne Conway, juga menjuluki CIA "menggelikan dan konyol" di CBS "Face the Nation", Minggu (11/12/2016) waktu setempat.
Seperti diketahui, Jumat malam, The Washington Post melaporkan bahwa CIA telah menyimpulkan penilaian rahasia mereka. Dimana Rusia melakukan intervensi di Pemilu 2016 untuk membantu Donald Trump memenangkan kursi kepresidenan. Langkah ini dipercaya dapat merusak kepercayaan dalam sistem Pemilu AS.
Tak lama setelah Post menerbitkan, Tim Transisi Presiden mengirimkan pernyataan kepada Ars dan media lainnya dengan 'mengejek' komunitas intelijen.
"Inilah orang-orang yang sama yang mengatakan Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal. Pemilu berakhir lama di salah satu yang terbesar kemenangan Electoral College dalam sejarah. Sekarang saatnya untuk pindah dan membuat Amerika Besar Kembali," tulis mereka.
Pada hari Sabtu, The New York Times mengutip pernyataan Jenderal Michael Hayden, mantan direktur Badan Keamanan Nasional dan CIA di bawah Presiden George W. Bush, dengan pernyataan mengejutkan bahwa Trump akan jadi ceroboh mengabaikan pendapat komunitas intelijen.
"Sebagai presiden terpilih Amerika Serikat menolak narasi berdasarkan fakta bahwa komunitas intelijen menempatkan bersama-sama karena bertentangan dengan apriori asumsi," katanya.
Sebagai informasi, pada Oktober 2016, hanya sebulan sebelum Pemilu, Kantor Direktur Intelijen Nasional dan Departemen Keamanan Dalam Negeri publik mengatakan bahwa Rusia memimpin pencurian dan pengungkapan untuk mengganggu proses Pemilu AS. [Ars]
Baca Juga: Warga Cina Tanam Cabai Racun, Jangan Anggap Sepele, Ini Subversif
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan