Suara.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengumumkan seluruh sandera warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) TB Charles sudah dibebaskan.
Retno Marsudi mendampingi Presiden Jokowi menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden India Mohammad Hamin Ansari mengumumkan keberhasilan pembebasan dua sandera WNI ABK TB Charles di The Leela Palace Hotel, New Delhi, India, Senin (12/12/2016) waktu setempat.
"Jadi pada 12 Desember, berhasil dibebaskan dua sandera WNI ABK dari TB Charles," katanya.
Dua sandera yang berhasil dibebaskan yakni Robin Peter asal Samarinda dan Muhammad Sofyan asal Sulawesi Selatan.
Menlu mengatakan menurut rencana, pada 13 Desember 2016, di Zamboanga City, Filipina, akan dilakukan serah terima kedua WNI tersebut langsung oleh Komandan Wesmincom Zamboanga City kepada Dubes RI di Manila atau Konjen RI di Davao City.
"Dengan bebasnya dua WNI kita tersebut maka kasus penculikan ABK TB Charles yang diculik pada 20 Juni 2016 sudah semuanya berhasil dibebaskan," katanya.
Ia menambahkan, sebagaimana diketahui pada 7 Agustus 2016 sebanyak dua WNI ABK tersebut yang disandera berhasil dibebaskan. Berlanjut pada 1 Oktober 2016, sebanyak 3 WNI yang disandera lainnya juga sudah dibebaskan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat