Suara.com - Hasil positif kembali diukir Praveen Jordan/Debby Susanto di babak penyisihan Grup A BWF World Super Series Finals 2016, Kamis (15/12/2016).
Menghadapi unggulan pertama dari Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na, di Hamdan Sports Complex, Dubai, Uni Emirat Arab, Praveen/Debby menang dua game langsung 21-12 dan 21-15.
Ini kemenangan kedua bagi ganda campuran Indonesia ini di fase grup, setelah sehari sebelumnya mengalahkan senior mereka di pelatnas, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Hal ini sekaligus membuka peluang lolos ke babak semifinal.
"Kami sebenarnya main normal kaya kemarin. Tapi kami diuntungkan pada poin-poin awal, lawan banyak membuat kesalahan. Jadi setelahnya mereka jadi terlalu hati-hati mainnya. Kami mengambil keuntungan dari sana saja," kata Debby dalam surat elektronik yang diterima Suara.com, Kamis malam.
"Kami juga diuntungkan karena kemarin lawan mainnya rubber game dan ramai. Jadi secara stamina juga mungkin kurang. Sementara kami kemarin main straight game. Lebih hemat tenaganya," Praveen menimpali.
Jordan/Debby kini tinggal menanti lawan terakhirnya, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark).
"Kami sudah sering ketemu juga sebelumnya, jadi paling tambahin fokusnya aja," ungkap Jordan.
"Pengennya bisa juara grup supaya menjadi bekal tambah percaya diri kami di babak selanjutnya," kata Debby.
Baca Juga: Gol Ke-500 Ronaldo Antarkan Madrid ke Final PD Antar Klub
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'
-
'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook
-
KPK Duga Dua Ajudan Bantu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi
-
Momen Prabowo Tatap dan Tunjuk Menkeu Purbaya di Depan Gunungan Uang Rp10 Triliun
-
Viral Isu Prostitusi Anak di Blok M Libatkan WNA Jepang, Polda Metro Jaya Turun Tangan