Suara.com - Kepolisian Resor Magelang, Jawa Tengah, Senin, memeriksa dua orang yang diduga menjadi koordinator pemasangan spanduk provokatif di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Mereka yang diperiksa, yakni tokoh Gerakan Pribumi Berdaulat Magelang Raya, Anang Imamudin dan Ketua Laskar FPI Kabupaten Magelang, Anta. Surat panggilan ditandatangani Kepala Satuan Reskrim AKP Rendi Wicaksana tertanggal Sabtu 17 Desember 2016.
"Kami memanggil mereka untuk diminta keterangan apa maksudnya dengan pemasangan spanduk tersebut. Tidak ada terus berpikir dijadikan tersangka," kata Kapolres Magelang AKBP Hindarsono.
Ia mengatakan pihaknya tidak akan memberi ampun jika yang bersangkutan masih melakukan perbuatan yang memicu perpecahan masyarakat maupun perbuatan melawan hukum. Peringatan ini juga berlaku bagi seluruh masyarakat.
Ia menuturkan selama ini Magelang termasuk wilayah yang aman, "gemah ripah loh jinawi", dan pluralisme sudah terjaga dengan baik. Menjadi kewajiban kepolisian untuk menjaga pertahanan, keamanan, ketertiban masyarakat tanpa membedakan agama, suku, dan golongan masyarakat tertentu. "Polisi wajib memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan agama, suku, maupun warga asing yang dilindungi undang-undang. Jadi kalau ada tindakan provokatif kami wajib melakukan penertiban," katanya.
Seperti diwartakan sebelumnya, sejumlah spanduk bertuliskan kalimat provokatif diturunkan oleh petugas gabungan Polres Magelang, TNI, Satpol PP dan Kesbangpol Kabupaten Magelang. Spanduk tersebut dipasang di sembilan titik di wilayah Kecamatan Muntilan, antara lain di depan kantor Polsek Muntilan, Perempatan Wonolelo, Jambu, depan Pasar Muntilan, dan Jalan Pemuda Muntilan.
Sejumlah spanduk yang diturunkan tersebut bertuliskan "Gerakan Pribumi Berdaulat Magelang Raya, Gerakan Belanja di Toko Pribumi dan "Lawan Penjajahan Asing dan Aseng". (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!
-
Cegah Bencana Ekologis, Rakernas I PDIP Desak Penegakan Hukum Lingkungan dan Penguatan Mitigasi
-
Prabowo Beri Mandat ke Dirut Baru Pertamina: Pecat Siapa Saja yang Tidak Bagus!
-
Bantah Dibekingi Orang Besar, Abdul Gafur Tantang Pembuktian Aliran Dana ke Kubu RRT
-
MAKI Laporkan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Senilai Rp32 Miliar ke KPK
-
Setelah Resmikan Proyek Besar di Balikpapan, Apa Agenda Rahasia Prabowo di IKN?
-
Sadar Direksi BUMN Ndablek, Prabowo: Sudah Rugi Malah Minta Tantiem
-
Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal