- Anies Baswedan apresiasi kehadiran Partai Gerakan Rakyat sebagai wadah silaturahmi pendukung.
- Partai Gerakan Rakyat fokus matangkan struktur organisasi demi pendaftaran resmi Kemenkumham.
- Anies Baswedan nilai Partai Gerakan Rakyat mampu fasilitasi aspirasi masyarakat se-Nusantara.
Suara.com - Transformasi Gerakan Rakyat dari organisasi kemasyarakatan (ormas) menjadi partai politik mendapatkan sambutan positif dari Anies Baswedan. Mantan calon presiden tersebut menilai kehadiran Partai Gerakan Rakyat merupakan langkah strategis untuk memfasilitasi komunikasi serta mempererat silaturahmi para pendukung yang sebelumnya berjuang bersama di Pilpres.
Anies mengapresiasi jangkauan organisasi ini yang telah merambah ke seluruh wilayah Indonesia secara inklusif. Menurutnya, partai ini mampu menjadi wadah perjuangan kolektif bagi masyarakat di berbagai pelosok negeri.
"Gerakan Rakyat memfasilitasi semua yang kemarin berjuang bersama. Dengan adanya wadah ini, komunikasi, silaturahmi, dan kegiatan bersama dapat terus dijalankan," ujar Anies saat menghadiri Syukuran HUT ke-1 Gerakan Rakyat di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya bergabung sebagai kader secara resmi, Anies menjawab diplomatis. Ia menekankan bahwa pembentukan partai ini adalah bagian dari dinamika demokrasi yang perjalanannya masih sangat panjang menuju Pemilu 2029.
"Ya, perjalanan masih panjang," tuturnya singkat.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menjelaskan bahwa fokus utama partai saat ini adalah mematangkan struktur organisasi guna memenuhi legalitas di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Sahrin mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk struktur teritori mulai dari tingkat pusat (DPP), provinsi (DPW), kabupaten/kota (DPD), hingga kecamatan (DPC). Namun, untuk keperluan pendaftaran resmi, fokus awal tertuju pada elemen kunci yang diwajibkan oleh undang-undang.
"Kami telah menyiapkan struktur teritori di berbagai tingkatan. Namun, yang baru kami susun secara formal untuk pelaporan ke Kemenkumham sesuai syarat perundang-undangan adalah DPP dan Mahkamah Partai," jelas Sahrin.
Sahrin menegaskan bahwa penyusunan struktur ini dilakukan secara bertahap demi membangun fondasi hukum yang kokoh.
Baca Juga: Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
"Dua elemen tersebut didahulukan karena merupakan syarat wajib administrasi. Struktur lainnya akan terus dikembangkan seiring dengan perkembangan organisasi ke depan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi
-
Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian
-
Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara
-
Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas
-
KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Imigrasi, Eks Dirjen dan Kakanwil Jawa Barat Ikut Terjaring
-
DJKI Selesaikan 104 Sengketa Kekayaan Intelektual Melalui Mediasi
-
Rincian Korupsi Eks Kepala BGN: Proyek Sepeda Listrik MBG Hingga Sepatu
-
Kejagung Ungkap Detik-detik Penangkapan Dadan Hindayana dan Dua Eks Pimpinan BGN
-
Buru Wamen Imipas, KPK Dapat Info Silmy Karim Masih di Jakarta dan Sekitarnya