Suara.com - Menjelang hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta periode 2017-2022, Bawaslu menerima banyak laporan pelanggaran pemilu. Laporan datang dari tim sukses tiga pasangan calon yang ada.
"Di DKI Jakarta ini sudah semakin banyak laporan yang masuk menjelang akhir-akhir pelaksanaan pemungutan suara, pasangan calon ini, timnya sudah mulai datang ke kantor Bawaslu," kata Ketua Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta, Mimah Susanti saat memberi sambutan dalam acara Rapat Kerja Teknis Sentra Penegakan Hukum Terpadu Provinsi DKI Jakara, di Golden Boutiq Angkasa, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2016).
Masing-masing tim pasangan calon melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lawan politiknya.
"Mereka melaporkan berbagai dugaan pelanggaran yang dilakukan. Ini sudah mulai saling melaporkan. Kalau kemarin masih sepi, sekarang sudah mulai meningkat," ujar Mimah.
Sebab itu, Mimah mengimbau kepada jajarannya untuk selalu ada di kantor. Ia tidak ingin petugas Bawaslu tidak ada di kantor saat tim peserta pemilu datang untuk melapor.
"Saya harap teman-teman pengawas pemilu posisi kantor kita tidak boleh ada kekosongan. Semua harus hadir dan bergantian di tengah kesibukan kita untuk percepatan anggaran. Semua saya harap selalu standby dan saya yakin teman-teman polisi dan jaksa selalu siap karena banyak timnya," kata Mimah.
Seperti diketahui, Pilkada DKI Jakarta diikuti oleh tiga pasangan calon, yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Pemungutan suara akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 15 Februari 2017.
Baca Juga: Ahok Terima Kasih Diserang Kampanye Hitam
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?