Suara.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan Imam Suyudi mengatakan, dari 31 narapidana Lapas Banjarbaru yang kabur, tinggal tiga orang yang masih buron.
"Narapidana yang sudah tertangkap sebanyak 28 orang, tujuh di antaranya menyerahkan diri, sisanya tiga orang masih buron dan terus dikejar personel kepolisian," ujarnya di Banjarbaru, Selasa.
Disebutkan, tiga narapidana yang kabur dan belum tertangkap adalah Agus Saleh, Jumaidi alias Bagok dan Irwansyah yang masih dalam pengejaran dan pencarian personel kepolisian.
Sebelumnya, Minggu (25/12) dini hari sebanyak 31 narapidana melarikan diri dari Lapas Klas III Banjarbaru setelah mengancam petugas yang berjaga di dalam lingkungan lapas setempat.
Menurut Imam, jumlah narapidana pada hari pertama pelarian yang sudah berhasil ditangkap sebanyak 21 orang, sisanya lima orang menyerahkan diri ke kantor polisi maupun ke lapas.
"Hari ini, Selasa dua narapidana yakni Sabirin menyerahkan diri sedangkan narapidana atas nama Salman Al Farisi ditangkap petugas kepolisian Polresta Banjarmasin," ungkapnya.
Menurut dia, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran kepolisian baik Kapolda Kalsel Brigjend Erwin Triwanto maupun Kapolres Banjarbaru AKBP Eko W untuk menangkap kembali napi yang kabur.
"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada jajaran kepolisian yang berhasil menangkap puluhan narapidana setelah kabur dari lapas dan mereka dimasukkan kembali ke dalam sel," ucapnya.
Kapolda Kalsel, Brigjend Pol Erwin Triwanto mengultimatum ketiga napi yang masih belum tertangkap supaya menyerahkan diri. Jika tidak maka akan ditindak secara tegas.
"Kami imbau tiga narapidana yang masuk DPO menyerahkan diri. Jika tidak, saya sudah perintahkan anggota untuk bertindak tegas mengambil langkah sesuai prosedur," ujarnya.
Pernyataan kapolda disampaikan saat mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Teluk Dalam Banjarmasin untuk melihat dan memantau langsung suasana dalam lingkungan lapas setempat.
Sebelumnya, Kapolda mengunjungi tiga lapas yakni Lapas Klas III Banjarbaru, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Martapura, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Karang Intan. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
KPK Ungkap Tersangka Kasus Haji Ketum Kesthuri Berada di Arab Saudi
-
Orang Kepercayaan Riza Chalid Bantah Desak Pertamina Sewa Terminal BBM PT OTM
-
Kejar Bukti Tambahan, KPK Tambah Durasi Penahanan Eks Menag Gus Yaqut 40 Hari ke Depan
-
Terbongkar! Rahasia Cairan Black Dollar WNA Liberia yang Kuras Rp1,6 Miliar: Cuma Air Detergen
-
Singgung Negara-negara Lain Mulai Krisis Energi, Zulhas: Indonesia Bersyukur Punya Presiden Prabowo
-
Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan
-
Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi
-
SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar
-
Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu
-
5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon