Suara.com - Seorang narapidana lelaki di Lapas Jambi ditemukan rekannya di dalam sel dalam keadaan tidak sadarkan diri akhirnya meninggal dunia atau tewas dan belum diketahui penyebabnya.
"Kejadian tersebut begitu cepat, dimana secara tiba-tiba petugas Lapas Klas II A Jambi, siang tadi, membawa tubuh korban keluar lapas dan langsung diantarkan ke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi," kata seorang Napi yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada awak media, Senin (12/12/2016).
Para napi yang sedang menerima kunjungan keluarganya melihat kejadian itu namun tidak mengetahui penyebabnya dan sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Lapas Jambi atas kejadian tersebut.
Sementara itu, Yasier petugas kamar jenazah rumah sakit umum Raden Mattaher Jambi, membenarkan bahwa ada satu jenazah yang datang diantar petugas Lapas Jambi dan saat ini masih ada di ruangan pendingin.
"Memang ada satu orang napi tewas diantarkan ke rumah sakit Raden Mattaher Jambi, dan petugas lapas menyebutkan namanya Rudi," kata Yasier kepada media.
Pantauan dari kamar jenazah rumah sakit tersebut, terlihat sosok jenazah tersebut berada di dalam lemari pendingin sedangkan di luar ruangan pun banyak kerabat korban.
Namun Yasier tidak bersedia menyebutkan penyebab tewasnya napi lelaki tersebut, namun dilihat dari fisiknya napi itu sakit jantung, soalnya jarinya membiru.
Sampai saat ini belum ada informasi penyebab meninggalnya Napi Klas II A Jambi tersebut dari pihak Lapas. [Antara]
Baca Juga: Tiba di Acara Maulid, Ahok Dielu-elukan, Takbir Berkumandang
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!