Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Irjen Muhammad Iriawan melakukan serah terima tiga jenazah korban Kapal Zahro Express yang terbakar di Pulau Seribu kepada pihak keluarga. Serah terima jenazah korban ini dilakukan di depan ruang jenazah Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/1/2016).
Sebelum menyerahkan jenazah korban, Iriawan menyambangi para keluarga korban. Dia menyampaikan belasungkawa.
Tiga jenazah ini perempuan dan terlah terindentifikasi. Mereka adalah Tjung Tho Kie, Nia Kurniati warga Bandung dan Dewi warga Jelambar.
Di RS Polri terdapat 23 jenazah korban kapal Zahro, dua jenazah korban bernama Jackson (39) warga Pondok Aren, Tangerang Selatan, dan Eli (23) warga Bogor, Jawa Barat telah di telah dibawa pulang keluarganya tadi pagi. Jadi jenazah yang tersisa dan belum teridentifikasi di RS Polri sebanyak 17 orang.
"Untuk jenazah kepada pihak keluarga yang lain mohon bersabar, kami akan terus berusaha sekerasnya melakukan identifikasi. Kami terut berduka cita korban yang meninggal, dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan lahir dan batin," ujar dia.
Sementara itu, tim DVI sampai saat ini masih melakukan proses identifikasi jenazah dan pencocokan DNA. Masih terdapat 17 jenazah yang saat ini berada di RS Polri mengalami luka bakar 100 persen dan sulit dikenali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun