Suara.com - Tubuh korban kecelakaan kerja Apartemen Grand Kamala Lagoon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Pajar Sidik (24), masih terperangkap di reruntuhan puing bangunan tangga darurat yang roboh, Kamis (5/1/2017) malam. Dia terjebak selama lebih dari 40 jam.
"Pengangkutan puing yang mengubur Pajar masih berlangsung. Saat ini baru 50 persen puing yang terangkut," kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Bayu Pratama, dikutip dari Antara.
Pajar Sidik tercatat sebagai korban kecelakaan kerja dalam proses pembuatan tangga darurat di Tower Emerald North Apartemen Grand Kamala Lagoon yang berlokasi di Kecamatan Bekasi Selatan, sejak Rabu (4/1/2017) pukul 01.20 WIB.
Hingga Kamis malam tim gabungan pemadam kebakaran dan kepolisian, Basarnas, dan pengembang masih berupaya mendeteksi keberadaan korban di himpitan material tangga berbahan beton dan baja.
"Evakuasi berjalan lambat karena pengangkutan puing dilakukan secara manual di tengah ruang yang sempit berukuran 6 x 2 meter persegi," katanya.
Bayu mengatakan tim penyelamat sempat menghentikan proses pencarian korban pukul 17.30 WIB dan kembali berlanjut pada pukul 19.30 WIB.
"Jika sampai pukul 21.00 WIB, korban belum juga ditemukan, proses evakuasi akan kembali dihentikan dan kembali berlanjut pada pagi besok," katanya.
Keluarga korban saat ini sudah berada di sekitar lokasi kejadian guna menyaksikan langsung proses evakuasi.
Tubuh Pajar, kata Bayu, diperkirakan berada di dasar tumpukan puing setinggi 12 meter atau tepatnya di lantai basement.
Tim penyelamat belum dapat memastikan kondisi terkini korban.
Tag
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan