Suara.com - Sebuah jajak pendapat baru di negara-negara barat menunjukkan kekhawatiran publik tentang masa depan dunia. Mereka percaya Perang Dunia III sudah di ambang pintu.
Dilansir dari laman Independent, Sabtu (7/1/2017), kekhawatiran itu muncul menyusul konflik di Suriah yang melibatkan negara adidaya, yakni Amerika Serikat dan Rusia. Serentetan serangan teror di beberapa negara juga disebut sebagai pemicunya.
Warga AS tercatat paling banyak yang memprediksi terjadinya Perang Dunia III. Kemudian disusul orang-orang di Prancis, Jerman, dan Inggris.
Sebanyak 64 persen orang AS berpikir perang sudah dekat, sementara 15 persen masih yakin adanya perdamaian.
19 persen warga Inggris percaya perdamaian bisa terjadi dan 61 persen mengatakan sebaliknya.
Direktur penelitian politik dan sosial YouGov, Anthony Wells, , mengatakan, "Ketakutan tampaknya paling tinggi di Amerika Serikat dan Perancis, tapi untuk alasan yang berbeda,"
"Ketakutan Amerika mungkin mencerminkan ketidakyakinan beberapa orang tentang kepemimpinan (Donald) Trump sebagai presiden nanti," ujarnya lagi.
Lebih lanjut kata Anthony, sementara ketakutan orang-orang di Prancis akibat serangkaian serangan teror yang terjadi di negara itu.
"Publik Prancis banyak yang melihat Rusia sebagai ancaman untuk bermusuhan dengan Uni Eropa, tapi sejauh ini yang paling mungkin adalah mereka berpikir akan ada serangan teror lagi di negaranya di tahun-tahun mendatang," ujarnya.
Baca Juga: Diduga Hina Presiden Erdogan, Perempuan Kanada Ditangkap
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?