Suara.com - Seorang perempuan kanada dilaporkan telah ditangkap oleh kepolisian Turki. Penangkapan ini terkait dugaan penghinaan terhadap Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Dilansir dari laman Independent, Sabtu (7/1/2017), Ece Heper melakukan penghinaan lewat Facebook. Menurut pengacara Heper, Sertac Celikkaleili, klienya ditangkap di timur laut kota Kars dan ditahan pada 30 Desember lalu.
Heper memiliki kewarganegaraan ganda, yakni Kanada dan Turki. Pihak berwenang Kanada mengatakan telah menawarkan bantuan hukum untuk Heper. Namun sampai sekarang belum ada informasi lebih detil soal itu.
Kepada BBC, teman Heper, Emrah Bayram kepada BBC, kasus ini bisa memakan waktu satu bulan sebelum masuk ke pengadilan. Dia juga prihatin dengan kesehatan Heper di dalam tahanan.
Di Turki, pelaku penghinaan terhadap presiden bisa diganjar sampai empat tahun bui. Sejauh ini sudah ada 1.800 orang yang dilaporkan terkait kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Ali Khamenei Gugur, Anwar Abbas Sebut Donald Trump Bandit Terbesar Abad Ini
-
Hamas Berduka atas Gugurnya Ali Khamenei, Kutuk Agresi Militer AS-Israel ke Iran
-
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile
-
Anwar Abbas Dorong Rusia dan China Bersatu Bela Iran Hadapi Agresi AS-Israel
-
Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran
-
Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta