Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa saat ini pemerintah tengah berusaha untuk memperbaiki aspek pelayaran di sekitar Kepulauan Seribu. Hal ini bertujuan agar kejadian terbakarnya kapal Zahro Exspress tidak terulang kembali.
Bahkan, pemerintah akan mengganti kapal penyeberangan tradisional milik masyarakat yang sudah tak laik beroperasi. Pemerintah akan menugaskan PT Pelni dan ASDP untuk membina para masyarakat yang bermata pencaharian dari layanan penyeberangan ini.
"Tetapi tidak bermaksud untuk menghilangkan ojek kapal tradisional, yang menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat pesisir utara Jakarta. Jadi kita akan minta Pelni dan ASDP ini membina para ojeg kapal ini," kata Budi saat ditemui di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (10/1/2017).
Selain itu, lanjut Budi, untuk mendukung aspek sarana perkapalan yang akan diupayakan oleh PT Pelni dan PT ASDP, pihaknya juga meminta agar Pemprov DKI ikut membantu memperbaiki aspek prasarana, agar tercipta sinergitas yang baik dalam upaya mereformasi pelayaran rakyat tersebut.
"Itu memang tidak mudah. Tapi saya yakin DKI yang sudah bisa buat LRT dan MRT akan sanggup melakukannya. Saya mengapresiasi Pak Plt Gubernur dan Kadishub DKI Pak Andri Yansyah, yang bergerak cepat membantu terwujudnya upaya ini," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas