China mengatakan, Selasa (10/1/2017), sengketa Laut China Selatan bukanlah dan tidak akan pernah merupakan persoalan antara China dan Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN). Pernyataan ini diungkapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang, saat jumpa pers.
Wakil Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo mengatakan Kamis pekan lalu bahwa putusan penengahan sengketa soal masalah Laut China Selatan tidak akan menjadi agenda pembicaraan pertemuan puncak ASEAN tahun ini.
China menyambut baik pernyataan pemerintah Filipina tersebut, kata Lu.
Filipina tahun ini menjabat sebagai presiden bergilir ASEAN.
Filipina pada 2013 mengajukan permintaan penengahan sengketa dengan China ke Pengadilan Arbitrasi Permanen (PCA).
PCA pada 12 Juli tahun lalu mengeluarkan putusan setebal 479 halaman menyangkut kasus Laut China Selatan. Putusan itu memberikan dukungan kepada Filipina.
China menyatakan keputusan PCA "gugur dan batal". China tetap menganggap pengadilan internasional itu tidak memiliki wewenang menyangkut kasus kedaulatan wilayah dan penetapan garis batas maritim di Laut China Selatan.
Lu mengatakan masalah Laut China Selatan hanya terkait antara China dan beberapa negara ASEAN, bukan China dengan ASEAN.
China, kata Lu, bertekad untuk menyelesaikan sengketa Laut China Selatan dengan negara-negara terkait secara langsung melalui perundingan. China juga akan bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Tahun ini merupakan peringatan ke-50 pembentukan ASEAN dan China selalu menganggap ASEAN memiliki peranan penting dalam hubungan di kawasan.
China siap meningkatkan dialog dengan Filipina dan mendukung tugas negara itu sebagai ketua ASEAN, ujarnya.
China akan bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk memusatkan perhatian pada pembangunan dan kerja sama, menangani masalah-masalah sensitif serta mendorong terciptanya kemajuan baru pada hubungan China-ASEAN serta kerja sama Asia Timur, ujar Lu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol