Suara.com - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyatakan Tokyo akan memberi Malaysia dua kapal ronda, yang disambut Perdana Menteri Malaysia Najib Razak sebagai bantuan untuk meningkatkan ketenangan di Laut Cina Selatan.
Najib, yang menjadi tamu Jepang, tiba pada Selasa dalam kunjungan hanya beberapa pekan setelah berada di Cina dalam kunjungan enam hari, tempat ia setuju membeli empat kapal ronda Cina dalam kesepakatan berarti pertama pertahanan negaranya dengan Cina.
"Perjanjian hari ini ialah Jepang bersedia menyerahkan dua kapal ronda bekas untuk badan keamanan laut kami, yang menunjukkan sifat hubungan kami sekarang bercakupan luas," kata Najib.
Malaysia, bersama tiga anggota lain Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), yakni Filipina, Vietnam dan Brunei, termasuk di antara negara pesaing pengakuan wilayah dengan Cina atas Laut Cina Selatan. Cina mengaku hampir seluruh perairan itu sebagai wilayahnya.
Najib mengatakan pembicaraan dengan Abe menyentuh masalah itu, dengan menambahkan, "Malaysia terus memainkan perannya untuk memastikan Laut Cina Selatan menjadi wilayah damai dan tenang, yang tanpa itu, kami tidak dapat mencapai kemakmuran." Pembicaraan juga termasuk rencana jalur kereta cepat Singapura dengan ibukota Malaysia, Kualalumpur, yang akan dibangun pada 2026 dan dua bertetangga itu akan menyelesaikan perjanjian pihaknya pada Desember.
Jepang menyatakan minatnya pada pembangunan itu dan Najib mengatakan meyakinkan Abe bahwa lelang akan dilakukan secara adil dan terbuka. [Antara]
Berita Terkait
-
Beda dengan Cina, Indonesia Tak Serius Kelola Laut Cina Selatan
-
Militer Cina Lakukan Patroli Udara di Laut Cina Selatan
-
Manila Tawarkan Berbagi Sumber Daya di LCS, Ini Tanggapan Beijing
-
Pengamat: Pecah Belah Asia Tenggara, China Tiru Strategi Israel
-
Firma Hukum AS di Balik Kemenangan Filipina di Sengketa LCS
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan
-
Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang