Suara.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto mengatakan, DPR berencana akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Makar. Disebutkannya, pimpinan DPR akan menyerahkan kepada komisi terkait, dalam hal ini Komisi III, untuk perencanaan pembentukan Pansus tersebut.
"Perencanaan lebih lanjut kami serahkan ke yang menangani. Kalau (Bidang) Hukum, berarti Komisi III yang menangani," kata Agus di DPR, Jakarta, Rabu (11/1/2017).
Agus menerangkan, usulan pembentukan Pansus Makar ini muncul ketika tersangka dugaan pidana perencanaan makar Rachmawati Soekarnoputri melakukan audiensi dengan pimpinan DPR yang diwakili oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon, anggota Komisi III DPR Wenny Warouw dan anggota Komisi III DPR Supratman Andi Agtas.
Menurut Agus, hasil audiensi itulah yang nantinya akan dijadikan bahan untuk pembentukan Pansus tersebut. Dia pun menerangkan, akan ada mekanisme yang dilalui sebelum mengesahkan pembentukan Pansus tersebut.
"Jadi nanti, setelah audiensi diterima, kemudian akan dilaksanakan rapat pimpinan, yang harus diambil keputusan juga dari rapat dan seluruhnya bagaimana pembentukan Pansus, Panja dan sebagainya," bebernya.
"Kita serahkan pada mekanisme yang ada. Ada mekanisme yang bisa mengatur seluruh tata cara apabila ada sesuatu yang memberikan audiensi dan dipandang perlu diselesaikan secara tuntas," sambung politisi Partai Demokrat tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?