Suara.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memperkirakan kerugian meteriil yang timbul akibat terbakarnya Pasar Senen, Jakarta Pusat mencapai Rp101,2 miliar. Total jumlah kios yang terbakar diperkirakan sebanyak 1.012 unit.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat IKAPPI Abdullah Mansuri mengatakan rata-rata kerugian dari terbakarnya kios yang ada di Pasar Senen Jakarta Pusat tersebut kurang lebih sebanyak Rp100 juta per unit. Angka tersebut masih bisa bertambah.
"Rata-rata, untuk setiap kios yang terbakar mengalami kerugian minimal Rp100 juta. Namun, kami pastikan bahwa kerugian yang timbul tidak kecil dan masih bisa bertambah sampai api benar benar bisa dipadamkan," kata Abdullah, Kamis (19/1/2016).
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDP) Provinsi DKI Jakarta, hingga saat ini total kios yang terbakar mencapai 1.012 unit. IKAPPI menurunkan tim investigasi bersama para pedagang Pasar Senen, untuk membantu pemadaman dan mengumpulkan data serta saksi mata terkait musibah tersebut.
DPP IKAPPI mengeluarkan lima rekomendasi awal untuk korban kebakaran Pasar Senen Jakarta Pusat. Pemerintah diharapkan menambah armada Pemadam Kebakaran untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan, termasuk mengisolasi blok pasar yang masih aman dari api. Pemerintah DKI Jakarta segera melakukan pendataan kepada seluruh pedagang yang menjadi korban kebakaran.
"Pendataan tersebut meliputi jumlah kerugian, dan memastikan seluruh pedagang terdata dengan baik. Selain itu, menurunkan tim psikologis dan kesehatan," tutur Abdullah.
Dalam rekomendasi tersebut, Pemerintah DKI Jakarta dapat mengambil alih penanganan dan pengelolaan blok I dan II Pasar Senen Jakarta Pusat dari pengelola PT Pembangunan Jaya, untuk mempercepat koordinasi dan penanganan korban kebakaran.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta wajib mengupayakan dan memastikan percepatan pembangunan tempat berdagang sementara atau penampungan di lokasi Senen, Jakarta Pusat, dengan tidak memungut biaya dari para pedagang yang menjadi korban kebakaran tersebut.
Tercatat, kebakaran Pasar Senen Jakarta Pusat sudah terjadi sembilan kali sejak 1974. Pada 15 Januari 1974, kebakaran melanda pasar tersebut dan dikenal dengan sebutan Malapetaka 15 Januari (Malari). Kebakaran kembali terjadi pada 23 November 1996, dan menghanguskan 750 kios di Blok IV dan V.
Baca Juga: Selain Pasar, Stasiun Pasar Senen Juga Jadi Incaran Api
Pasar Senen kembali mengalami kebakaran pada 27 Januari 2003. Kali ini si jago merah melalap 300 kios yang berada di Blok IV dan Blok IV B. Kemudian, pada 23 Maret 2009, 11 Maret 2010 yang melalap 2.337 kios, 25 April 2014, dan menghanguskan 3.000 kios.
Pada 19 September 2016, kebakaran terjadi di Pasar Poncol yang masih dalam kawasan Pasar Senen. Kemudian, pada 15 November 2016 dan 19 Januari 2017 dan terjadi di Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis dini hari. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Paus Leo ke Masjid Agung Aljazair: Assalamualaikum
-
Kepada Bahlil, Prabowo Perintahkan Sikat Tambang Ilegal di Hutan: Diberi Waktu Satu Minggu
-
Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata
-
Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi
-
TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo
-
Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini
-
Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata
-
PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!