Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Bowo Raharjo]
Kemarin, Kamis (19/1/2017), pagi, calon gubernur Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menemui Sabina, bocah berusia empat tahun yang tengah menderita leukimia, di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Banten.
Ahok prihatin dengan keadaan Sabina. Ahok mendengarkan baik-baik apa yang disampaikan Sabina.
"Jadi ini harapan si anak kecil. Dia (Sabina) bilang, dia sebelum kembali ke surga pengen ketemu saya," ujar Ahok di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (20/1/2017).
Ahok kemudian bercerita. Demi memenuhi keinginan Sabina, kemarin, Ahok memutuskan untuk tidak kampanye.
Ahok prihatin dengan keadaan Sabina. Ahok mendengarkan baik-baik apa yang disampaikan Sabina.
"Jadi ini harapan si anak kecil. Dia (Sabina) bilang, dia sebelum kembali ke surga pengen ketemu saya," ujar Ahok di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (20/1/2017).
Ahok kemudian bercerita. Demi memenuhi keinginan Sabina, kemarin, Ahok memutuskan untuk tidak kampanye.
"Saya kira (kemarin pagi) kita mau blusukan, dia juga pas sehatnya hari itu. Kan dia juga kalau kemo kan ada kondisi-kondisinya lagi bagaimana. Ya sudah, saya batalin blusukan, saya pikir, ini kemanusiaan, lebih penting di sana," kata Ahok.
Sabina merupakan salah satu bocah yang mengidolakan Ahok.
Sabina ingin sekali jumpa Ahok, tetapi hal itu tak bisa mudah dilakukan karena dia sakit. Dia tidak boleh sembarangan ke luar dari rumah.
Orangtua Sabina, Sando dan Leyti, kemudian memberanikan diri untuk mengundang Ahok datang ke rumah.
Pertemuan Ahok dan Sabina berlangsung hangat. Pertemuan hanya berlangsung sekitar 30 menit.
Video pertemuan tersebut kemudian tersebar di media sosial. Ahok dan Sabina berbincang-bincang. Ahok pun memangku Sabina.
Sabina mendoakan Ahok agar selalu kuat.
"Doain om Ahok ya, semoga om Ahok kuat, jadi Sabina bisa kuat juga," kata Sabina.
Setelah Sabina berdoa, semua orang yang hadir di sana mengucapkan: amin.
Ahok juga mendoakan Bina agar tetap kuat dan berjuang untuk sembuh.
Orangtua Sabina juga diharapkan Ahok tetap memberikan semangat.
Komentar
Berita Terkait
-
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus
-
Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000