Suara.com - Polisi gabungan dari Mabes Polri dan Polres Sukabumi, Jawa Barat, menangkap bandar narkoba asal Cina yang melarikan diri dari rumah tahanan narkoba Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri.
Tersangka yang diketahui bernama Cai Chang alias Antoni (50) ditangkap di lereng Gunung Wayang, Desa Sukaati, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus dalam siaran persnya, Sabtu (28/1/2017).
Buronan ini ditangkap setelah tim dari Mabes Polri dan anggota Polres Sukabumi menyisir lereng Gunung Wayang setelab mendapatkan informasi dari masyarakat adanya orang tidak dikenal.
Setelah ditelusuri tim berhasil menangkap Antoni yang tengah bersembunyi di semak-semak sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah menangkap bandar jaringan internasional ini, petugas kembali mengembangkan dan memburu buronan lainnya yang diduga masih bersembunyi.
Tidak lama, petugas berhasil menangkap buronan lainnya atas nama Amirudin als Amir (27) warga Medan tidak jauh dari lokasi penangkapan Cai Chang.
Sehingga tinggal seorang tersangka lagi yang diduga melarikan diri di wilayah hukum Polres Sukabumi yakni Antony bin M Ridwan (34).
Kedua tersangka dititipkan di Mapolres Sukabumi untuk dimintai keterangan terkait pelariannya dan masih mengembangkan kasus ini.
Sebelumnya, tujuh tersangka narkoba melarikan diri dari rumah tahanan Dirtipid Narkoba Mabes Polri pada Selasa, (24/1) dengan cara melubangi ruang kamar mandi sel dan kabur setelah menaiki dinding sekitar tiga meter.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat