Suara.com - Calon Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan memberikan bantuan bola mata palsu untuk anak berusia 7 bulan bernama Asmor Ramadhan. Anak ketiga dari pasangan Fitri 26 dan Sutarman (37) ini lahir dengan kondisi tidak normal.
Saat Ahok kampanye di Jalan Cipinang, Ciracas, Jakarta Timur, Fitri bertemu dengan gubernur Jakarta nonaktif. Perempuan yang tengah menggendong bayi ini selanjutnya menceritakan sakit yang diderita Asmor.
"Ini butuh mata ya? Nanti saya bantu," kata Ahok ke Fitri, Kamis (2/2/2017).
Fitri menerangkan dirinya beserta keluarga sudah mendapat bantuan oleh Ahok beberapa bulan lalu. Bantuan itu berupa uang untuk biaya operasi bibir dan bantuan pernafasan.
"Waktu itu saya dan keluarga sudah dibantu oleh Pak Ahok buat beli alat bantu bibir sumbing. Sekarang Pak Ahok katanya mau bantu mata palsu dengan kondisi ginjal satu," ujar Fitri.
Warga yang tinggal di RT 3, RW 4 ini mengatakan untuk membeli bola mata palsu membutuhkan biaya paling sedikit dua juta.
"Ini sudah dari lahir begini (mata kirinya tidak ada), kata dokter salah makan orangtuanya. Tapi dulu pas saya cek kandungan normal katanya. Eh pas lahir begini, saya saja sampai pendarahan," kata Fitri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor