Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menghadiri acara Silahturahmi Kamtibmas yang digelar di kolong jembatan tol Pelita, Warakas, Jakarta Utara, Minggu (5/2/2017).
Acara silahturahmi yang dihadiri tokoh masyarakat juga sekaligus memberikan santunan anak yatim piatu kepada Yayasan Nurul Jalal.
Dalam sambutannya, Iriawan menekankan soal kepedulian masyarakat kepada anak yatim. Dia pun mempersilahkan perwakilan anak yatim untuk menaiki panggung. Bahkan, Iriawan sempat menghampiri beberapa anak yatim dan menggendongnya saat tiba ke acara tersebut.
"Lima orang suruh ke sini. Rasanya tentram dengan mereka," kata Iriawan.
Iriawan juga meminta agar masyarakat peduli terhadap keberadaan para yatim piatu.
"Anak-anak ini mendapatkan tempat istimewa di agama Islam. Istimewa di mata Alllah SWT. Tidak boleh berbuat kasar, mendzolimi bahkan berbuat kasar. Anak-anak ini titipan Allah," kata dia.
Dia juga berpesan kepada para pengurus Yayasan Nurul Jalal untuk bisa mengurus para anak yatim piatu dengan baik.
"Jangan pernah menghardik. Malah kita harus merangkul mereka," kara Iriawan.
Dalam acara silahturahmi ini, Iriawan juga menyumbang dua ekor sapi dan kerbau bule untuk disembelih. Di acara tersebut juga turut dihadiri Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Awal Chaeruddin berserta jajaran.
Baca Juga: Jokowi: Berikan KIP ke Anak Yatim Piatu se-Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat