Suara.com - Tersangka kasus dugaan pemufakatan makar Firza Husein mendadak sakit saat mendekam di Markas Korps Brigade Mobil, Kepala Dua, Depok Jawa Barat. Firza mengalami penyempitan pembuluh darah.
Selain itu Firza mempunyai penyakit jantung korener. Firza pun mendapatkan perawatan di rumah sakit Mako Brimob.
"Kondisi klien kami saat ini di rutan Mako Brimob drop banget karna ada penyempitan pembuluh darah dan jantung koroner dan masih akan diperiksa di RS mako Brimob," kata anggota tim pengacara Firza, Dahlia Zein di Polda Metro Jaya, Senin (6/2/2017).
Dahlia menjelaskan sejak dijemput paksa di kediamannya di Lubang Buaya, Jakarta Timur pada Selasa (31/1/2017), kondisi Firza sudah menurun. Firza sempat meminta dibawa ke rumah sakit, tapi tidak diberikan izin oleh polisi. Polisi hanya memberikan obat.
"Waktu pertama diambil (ditangkap), Firza itu bilang tolong mampir dulu ke RS (rumah sakit) karena lagi nggak enak badan. Sama dokter hanya dikasih obat biasa tanpa pemeriksaan lebih lanjut dan dibawa ke Mako Brimob," kata dia.
Dia mengatakan adanya penyebaran foto mirip Firza di dalam ruang tahanan yang beredar di media sosial juga membuat kliennya tambah shock. Pihaknya juga mempertanyakan pihak yang menyebarkan foto-foto yang menjadi viral di medsos.
"Ternyata dengan adanya hoax tersebut mungkin syok jga, kemaren drop sekarang drop lagi," katanya.
Lantaran kondisi kesehatan Firza menurun, pihaknya juga telah mengajukan penangguhan penahanan. Katanya, pengacara juga masih menunggu respon polisi apakan mengabulkan penangguhan atau tidak.
"Sudah kami ajukan, kami beri kepada polda, lagi diproses, mohon doanya juga dari teman dan mudah mudahan ditangguhkan karena mengingat kondisi kesehatan," kata dia.
Baca Juga: Analisa Foto Hot Mirip Firza Husein, Ini Penjelasan Ahli
Penangguhan penahanan dilakukan, agar Firza bisa menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kami lagi upaya kalau bisa dirawat, dirawat aja," kata dia.
Tak hanya kasus dugaan makar, Firza juga tengah tersandung kasus penyebaran video, chat sex dan foto-foto tak senonoh di media sosial. Diduga konten berbau pornografi tersebut juga melibatkan Pimpinan FPI Rizieq Shihab. Polisi juga telah menyebut barang bukti yang disita dari rumah Firza identik dengan foto-foto hot yang diduga mirip Firza.
Barang bukti yang disita seperti seprai, bantal, guling dan televisi. Meski status kasus penyebaran konten tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Namun polisi belum juga menetapkan satu pun tersangka dalam kasus tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Huni 'Hotel Prodeo' Mako Brimob, Firza Husein Jatuh Sakit
-
Analisa Foto Hot Mirip Firza Husein, Ini Penjelasan Ahli
-
Polisi Tunggu Ini untuk Bisa Periksa Rizieq di Kasus Chat Sex
-
Kapolda: Kasus Firza Tak Sulit, Hampir Sama Kasus Luna-Ariel
-
Foto Hot di Baladacintarizieq, Kapolda: Firza Husein Sulit Bantah
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!