Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengungkapkan barang pribadi yang disita dari rumah Firza Husein identik dengan barang-barang yang terlihat di foto-foto tak senonoh yang viral di media sosial. Barang bukti yang disita dari rumah Firza di daerah Lubang Buaya, Jakarta pada Rabu (1/2/2017), di antaranya seprei, bantal, guling, dan televisi.
"Ya, identik. Bukti-buktinya identik. Rumahnya identik, tegel (lantai) nya identik, semua identik," kata Iriawan di Warakas, Jakarta Utara, Minggu (5/2/2017).
Iriawan menekankan dengan adanya fakta tersebut Firza sulit untuk membantahnya.
"Dari fakta yang ada pun, adanya TV yang sama dengan ada yang di gambar, itu tak bisa dibantah. Ada meja yang sama itu juga tak bisa dibantah. Di TKP (rumah) dia ada. Ada semua," katanya.
Tetapi, kata Iriawan, penyidik tidak mengejar pengakuan Firza. Sebab, barang bukti sudah bicara.
"Kita tak butuh pengakuan. Yang penting nanti sesuai dengan scientific investigation itu, tidak bisa dibantah," katanya.
Firza telah mendekam di rumah tahanan Markas Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, usai dijemput paksa dari kediamannya di daerah Lubang Buaya, Jakarta Timur, Senin (31/1/2017).
Firza merupakan tersangka kasus dugaan pemufakatan makar.
Sebelumnya, Firza membantah keras konten yang viral di media sosial tersebut. Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab yang diduga terlibat dalam kasus ini karena namanya disebut-sebut dalam rekaman suara, juga membantah dan menyebutnya hoax.
"Ya, identik. Bukti-buktinya identik. Rumahnya identik, tegel (lantai) nya identik, semua identik," kata Iriawan di Warakas, Jakarta Utara, Minggu (5/2/2017).
Iriawan menekankan dengan adanya fakta tersebut Firza sulit untuk membantahnya.
"Dari fakta yang ada pun, adanya TV yang sama dengan ada yang di gambar, itu tak bisa dibantah. Ada meja yang sama itu juga tak bisa dibantah. Di TKP (rumah) dia ada. Ada semua," katanya.
Tetapi, kata Iriawan, penyidik tidak mengejar pengakuan Firza. Sebab, barang bukti sudah bicara.
"Kita tak butuh pengakuan. Yang penting nanti sesuai dengan scientific investigation itu, tidak bisa dibantah," katanya.
Firza telah mendekam di rumah tahanan Markas Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, usai dijemput paksa dari kediamannya di daerah Lubang Buaya, Jakarta Timur, Senin (31/1/2017).
Firza merupakan tersangka kasus dugaan pemufakatan makar.
Sebelumnya, Firza membantah keras konten yang viral di media sosial tersebut. Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab yang diduga terlibat dalam kasus ini karena namanya disebut-sebut dalam rekaman suara, juga membantah dan menyebutnya hoax.
Komentar
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Iran Bersedia Buka Selat Hormuz jika Kerugian Perang Dibayar
-
Horor Penumpang Taksi Online di Harmoni: Dilecehkan Sopir 'Nyabu' hingga Aksi Berani Korban Melawan
-
Mentan: Cadangan Beras Tembus Jutaan Ton, Stok Pangan Aman hingga Tahun Depan
-
Sahroni Tegaskan Hitung Kerugian Negara Wajib Lewat BPK: Kalau Tidak, Landasan Hukumnya Tidak Valid
-
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino Godzilla
-
Teror Air Keras Menjamur, Abdullah PKB Desak Pemerintah Tertibkan Peredaran Bahan Berbahaya
-
Jakarta Bidik Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan di 2029, Rano Karno: Itu Kebutuhan Dasar
-
Amsal Sitepu Bebas, Ahmad Sahroni Ingatkan Nasib Terdakwa Lain: Kejagung Harus Bertindak
-
6 Anak-anak Meninggal Dunia Akibat Serangan AS-Israel di Teheran Iran
-
Kasus TB RI Tembus 1 Juta, Wamenkes Ungkap 300 Ribu Belum Ditemukan