Suara.com - Pendemo di kediaman mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggunakan 11 bus besar dan 2 kopaja. Mereka mengklaim sebagai mahasiswa.
Kasubbag Polres Jakarta Selatan Kompol Purwanta menjelaskan massa membawa spanduk bertuliskan 'Menolak Isu SARA Upaya Adu Domba Rakyat'. Ada spanduk bertuliskan 'Terapkan Nilai-nilai Pancasila kepada Pendidikan'.
Tidak hanya itu, massa juga membagikan selembaran yang isinya sama dengan spanduk-spanduk yang dibawa.
"Massa aksi datang menggunakan 11 Bus besar dan dua Kopaja. Mereka merupakan mahasiswa peserta Jambore Cibubur dan ada sekitar 500 orang," kata Purwanta dalam keterangan tertulis.
Kepolisian pun telah membubarkan massa secara paksa. Sebab, aksi unjuk rasa dilarang dilakukan di rumah seseorang.
"Pukul 14.45 WIB petugas minta massa untuk membubarkan diri. Massa telah bubar, enam bus ke arah Semanggi dan tujuh bus ke arah Jakarta Pusat. Situasi sudah kondusif," jelasnya.
Sementara situasi kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan masih dijaga oleh aparat keamanan. Beberapa anggota Partai Demokrat juga ada di lokasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto