Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Megawati Seokarnoputri di acara Konser Gue 2, Jakarta, Sabtu (4/2/2017). [Suara.com/Ummy Hadyah Saleh]
Rabu (15/2/2017), pekan depan, pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta periode 2017-2022 dilaksanakan. Publik sudah menunggu-nungguh momentum itu.
Calon gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan keluarga berencana memberikan surat suara di tempat pemungutan suara dekat tempat tinggalnya, perumahan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara.
"Saya nyoblos dekat rumah. KTP sudah pindah Pantai Mutiara, kayaknya," ujar Ahok usai kampanye di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (8/2/2017).
Ahok meminta masyarakat Jakarta yang sudah memiliki hak pilih untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilih.
Ahok mengatakan satu suara warga akan ikut menentukan perubahan.
"Tentu saya mengimbau seluruh warga DKI menggunakan hak pilihnya. Karena apapun pilihan anda ini menentukan nasib seluruh Jakarta," kata Ahok.
Calon gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan keluarga berencana memberikan surat suara di tempat pemungutan suara dekat tempat tinggalnya, perumahan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara.
"Saya nyoblos dekat rumah. KTP sudah pindah Pantai Mutiara, kayaknya," ujar Ahok usai kampanye di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (8/2/2017).
Ahok meminta masyarakat Jakarta yang sudah memiliki hak pilih untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilih.
Ahok mengatakan satu suara warga akan ikut menentukan perubahan.
"Tentu saya mengimbau seluruh warga DKI menggunakan hak pilihnya. Karena apapun pilihan anda ini menentukan nasib seluruh Jakarta," kata Ahok.
Pilkada Jakarta 2017 diikuti tiga pasangan calon, pertama Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni, kedua Ahok - Djarot Saiful Hidayat, dan ketiga Anies Baswedan - Sandiaga Uno.
Puncak masa kampanye pilkada dilaksanakan pada Sabtu (11/2/2017). Kemudian mulai Minggu (12/2/2017) hingga Selasa (14/2/2017) merupakan masa tenang.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir