Suara.com - Pelatih ganda putri pelatnas PBSI, Chafidz Yusuf, siapkan strategi khusus hadapi kejuaraan Asia Mixed Team Championships 2017. Kondisi ini menyusul skuat ganda putri yang tidak akan tampil dengan kekuatan penuh.
Semula PBSI akan menurunkan Anggia Shitta Awanda, Tiara Rosalia Nuraidah, Ni Ketut Mahadewi dan Rizky Amelia Pradipta.
Sayang, Rizky akhirnya harus ditarik mundur karena untuk persiapan pertandingan di German Open Grand Prix Gold dan All England 2017.
Sedangkan, kondisi Ketut masih harus dievaluasi. Ini lantaran sakit yang diderita Ketut saat mengikuti Thailand Masters Grand Prix Gold 2017, beberapa waktu lalu.
Alhasil, praktis tim ganda putri hanya menyisakan Anggia dan Tiara yang siap untuk bertanding.
Meski begitu, Chafidz mengatakan bahwa tim pelatih ganda putri sudah menyusun strategi untuk menghadapi kondisi ini, sehingga nantinya diharapkan penampilan mereka tetap bisa maksimal.
“Ketut mau dilihat kondisinya lagi. Kalau memang memungkinan, dia akan diturunkan untuk main. Sejauh ini yang benar-benar siap hanya dua, yaitu Anggia dan Tiara," kata Chafidz dalam keterangan elektronik yang diterima Suara.com, Selasa (14/2/2017).
"Tapi saya telah berkomunikasi dengan kepala pelatih (Eng Hian) mengenai hal ini. Ada beberapa strategi yang sudah kami siapkan," sambung Chafidz.
Asia Mixed Team Championships 2017 akan berlangsung pada 14-19 Februari 2017, di Nguyen Du Cultural Sport Club, Ho Chi Minh, Vietnam.
Indonesia tergabung di Grup B bersama Malaysia dan Sri Lanka, baru akan bertanding pada Rabu (15/2).
Pada laga pertama, tim Garuda akan berhadapan dengan Sri Lanka. Sementara dengan Malaysia akan berhadapan pada Kamis (16/2).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo