Suara.com - Berbeda dengan Firman Abdul Kholik yang mesti kerja ekstra keras di babak pertama, Muhammad Bayu Pangisthu melaju ke babak kedua Thailand Masters Grand Prix Gold, Selasa (7/2/2017), dengan kemenangan straight game.
Dalam laga yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bayu berhasil memetik kemenangan atas Saran Jamsri (Thailand), dengan skor 21-16, 21-16.
"Walaupun hari ini menang dua game langsung, saya masih belum puas dengan penampilan saya, masih mencari feel-nya. Tadi saya banyak melakukan kesalahan sendiri, servis saja di-fault beberapa kali oleh service judge," kata Bayu dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (7/2/2017).
"Di pertandingan selanjutnya, saya harus tampil lebih baik karena lawan semakin berat. Yang paling penting saya harus meningkatkan fokus, jadi bisa mengurangi kesalahan sendiri," jelas Bayu, pemain asal klub Djarum.
Di babak kedua yang berlangsung besok, Bayu akan bertemu sesama pemain Indonesia, Evert Sukamta.
Skor pertemuan sementara diungguli Bayu dengan kedudukan 1-0. Bayu pernah mengalahkan Evert di kejuaraan BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016 dengan skor 21-18, 15-21, 21-14.
"Kalau ditanya yakin bisa menang besok, ya harus yakin, karena kita kalau tanding harus punya rasa yakin bisa mengalahkan lawan. Tetapi rasa yakin ini juga nggak boleh berlebihan," ucap Bayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?