Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak muncul saat calon gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono yang juga putranya, memberikan pidato kekalahan di Posko Pemenangan Agus-Sylviana, Wisma Proklamasi nomor 41, Menteng, Jakarta, Rabu (15/2/2017).
Ternyata ada alasan di balik hal itu. Kata Juru Bicara Agus-Sylvi, Rico Rustombi, SBY tak muncul dan ikut memberikan keterangan pers karena ingin memberikan panggung buat Agus dan Sylvi.
"Pak SBY sangat menghormati Mas Agus dan Mpok Sylvi sebagai cagub dan cawagub untuk memberikan konpers dan pak sby sebagai ketua umum partai demokrat sangat menghormati mereka sebagai sosok yang sangat ksatria untuk menyampaikan langsung kepada rakyat jakarta, relawan, simpatisan dan koalisi partai pengusung," kata Rico.
Menurut Rico, SBY turut hadir di posko yang juga kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat waktu itu. Kehadirannya di sana untuk memberikan arahan kepada sejumlah kader, termasuk evaluasi hasil Pilkada serentak 2017.
"Iya pak SBY sedang rapat bersama kader demokrat termasuk yang datang dari daerah," ujarnya.
Hasil hitung cepat menunjukkan Agus-Sylvi mendapat perolehan suara terendah dari paslon pesaingnya, Ahok-Djarot dan Anies-Sandi. Kemungkinan, KPU DKI Jakarta akan menggelar Pilkada putaran kedua mengingat tak ada paslon yang meraih 50 persen plus satu suara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
Terkini
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Mayoritas Keluarga Penerima MBG Tinggal dengan Perokok, Kemenkes Khawatir Manfaat Program Tergerus
-
Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga
-
Cukup Sekali Cerita! Pemerintah Janji Respons 1x24 Jam Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak
-
Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat
-
Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran
-
Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon
-
Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen
-
Menteri Imipas Buka Akses Data untuk KPK Usut Kasus Silmy Karim Cs
-
Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif, Pengadaan Motor Listrik BGN Tidak Penuhi Syarat