Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Jakarta Selatan Muhammad Ikbal membenarkan bahwa di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 29, RT 07/RW 05 Kelurahan Kalibata, Pancoran,Jakarta Selatan terdapat pelanggatan saat pemungutan suara pada 15 Febuari 2017 lalu. Sehingga, sekitar 491 Daftar Pemilih Tetap (DPT) harus melakukan pencoblosan ulang di TPS tersebut.
Ikbal menjelaskan, kecurangan tersebut lantaran ada dua orang di lokasi ini menggunakan formulir C6 yang bukan miliknya untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.
"Iya memang telah terjadi kesalahan dalam pemilihan pada 15 Febuari lalu, jadi itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB," kata Ikbal ditemui di TPS 29, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (19/2/2017).
Ikbal bercerita, pada pukul 09.30 tersebut, ada seorang warga menyampaikan hak pilihnya layaknya sebagai warga lainnya. Setelah melakukan pencoblosan, warga tersebut tidak keluar dari lokasi TPS.
Kemudian, lanjut Ikbal, selang beberapa menit, warga tersebut langsung menghampiri Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara menyatakan bahwa pelaku mau melakukan pencoblosan lagi untuk mewakili saudaranya yang berada di Canada.
"Warga ini lengkap membawa formulir C6 lengkap dengan Kartu Keluarga. Dia bilang mau mewakili saudaranya di Canada. Nah, akhirnya Ketua KPPS meminta pendapat kepada Panwas dan Saksi yang hadir. Nah disetujui," katanya.
Lalu, selang beberapa jam kemudian, kejadian tersebut kembali terulang. Namun, warga yang mencoblos dua kali ini beralasan mewakili suara anaknya yang sedang berada di Surabaya.
"Makanya sekarang, diselenggarakan pencoblosan ulang. Kerena berdasarkan peraturan KPU, satu orang hanya boleh memberikan satu suara. Tidak boleh lebih," kata Ikbal.
Baca Juga: Korsel Sampaikan Berita Kematian Kim Jong Nam ke Korut Pakai Toa
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan