Suara.com - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau kepada warga Jakarta agar saling membantu menghadapi persoalan banjir yang sejak kemarin menggenangi beberapa wilayah di Jakarta.
"Yang di rumah terbebas dari banjir, kita harus lakukan sesuatu, dan ini saatnya untuk kita benar-benar menunjukkan solidaritas kita sebagai warga Jakarta," kata Anies usai meninjau lokasi banjir di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2017).
Menurut Anies, menyikapi masalah banjir saat ini, tidak sepatutnya saling mencari kambing hitam dan saling menyalahkan satusama lain.
"Jangan menghujat, mari kita membantu saudara kita. Saya tadi meliht dari dekat, buat mereka ini sesuatu yang rutin mereka hadapi," ujar Anies.
Kepada Anies, warga mengatakan bahwa mereka sudah pasrah dengan keadaan banjir saat ini. Kata mereka, jika ada banjir, tinggal ngungsi saja sementara waktu.
"Mereka menyebutnya Alhamdulilah banjir. Saya bilang, Bu Insya Allah suatu saat nanti tidak banjir, tapi mereka mengatakan kami ikhlas saja karena ini rutin," tutur Anies.
Anies mengatakan, dia dan tim pemenangan sedang berusaha untuk membantu warga yang terkena banjir. Kata dia, posko pemenangan di Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat sedang mengumpulkan bantuan. Demikian juga di DPP Partai Gerindra dan PKS yang sama-sama menggalang bantuan.
"Yang dibutuhkan macam-macam. Kalau di tempat pengungsian banyak yang dibutuhkan, baju, selimut, lalu popok, minuman, makanan, hal hal yang terkait antiseptik," kata Anies.
Baca Juga: Jangan Salahkan Siapapun, Saatnya Tolong Menolong Korban Banjir
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?