Suara.com - Bencana banjir yang kembali mengepung banyak wilayah di DKI Jakarta sejak, Selasa (21/2/2017) pagi, turut menyebabkan terganggunya sejumlah rute bus TransJakarta.
Kepala Hubungan Masyarakat PT TransJakarta Prasetia Budi mengungkapkan, banjir menyebabkan gangguan terhadap sedikitnya tiga koridor atau rute bus.
”Pertama, pelayanan koridor 5 Kampung Melayu-Ancol hanya sampai Halte Senen. Kedua, kordidor 4 Pulogadung-Dukuh Atas tertahan larena terdapat rendaman air di lintasan bus (busway) perempatan Mal Arion Jalan Pemuda,” terang Prasetia.
Sementara rute koridor 10 Tanjung Priok-Cililitan, hanya melayani dari Tanjung Priok hingga kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Kalimalang.
”Itu disebabkan adanya genangan di terowongan Tol Jalan Sutoyo. Sedangkan operasional rute penyambung (feeder) Blok M menuju Pesanggarahan masih dihentikan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Terjebak di Kolong Tol saat Banjir, Kartika Nyaris Tenggelam
-
Inilah 49 Wilayah Jakarta yang Masih Terendam Banjir
-
Banjir Melanda saat Warga Tidur, Ruang Tamu Jadi "Kolam Renang"
-
Tak Perlu Cari "Kambing Hitam", Anies Baswedan Buka Posko Banjir
-
Ahok Komentari Banjir Jakarta Sebelum Sidang Penodaan Agama
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga