Suara.com - Suasana Masjid terbesar se-Asia Tenggara, Istiqlal di Jakarta dijaga ketat pasukan TNI dan Polisi Indonesia (Polri). Mereka membawa senjata di depan gerbang masjid.
Di depan papan nama beton Masjid Istiqlal bersiaga tentara berpakaian loreng dan membawa senjata lengkap berdiri tegap. Mereka bersiaga jelang kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, beserta delegasi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/3/2016) siang. Saat ini Raja Salman tengah di DPR.
Pengunjung masjid masih bisa datang dan masuk ke halaman masjid. Mereka disambut tentara bersenjata.
"Untuk sementara di Masjid Istiqlal ada 400 personil. Nanti masih kami sesuaikan jika diperlukan akan ditambah," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polisi Resor Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Suyatno kepada wartawan Kamis (2/3/2017).
Sementara itu, untuk pengamanan Raja Salman yang saat ini masih ada di Gedung DPR MPR, ada aparat gabungan sebanyak 1500 personil menjaga.
"Kuat PAM, di DPR sekira ada 1500 lebih," ujar Sutyatno.
Suyatno menambahkan untuk kondisi lalulintas di sekitar lokasi masjid istiqlal,Jakarta Pusat. Kepolisian masih belum melakukan pengalihan arus lalu lintas. Karena hal tersebut bersifat situasional.
"Lihat ya di lapangan nanti. Situasional saja. Untuk sampai saat ini belum ada," ujar Suyatno.
Baca Juga: Yusuf Mansur: Saya Kenal Raja Salman, Cuma Dia Nggak Kenal Saya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat