Siapa sesungguhnya pembuat situs Baladacintarizieq.com sampai sekarang belum terungkap ke publik. Dari situs inilah rekaman percakapan, chat sex, dan foto tak senonoh mirip tersangka kasus dugaan pemufakatan makar Firza Husein tersebar.
Sampai sekarang, polisi mengaku masih menelusuri pembuat situs Baladacintarizieq.com.
"Belum, sampai sekarang belum. Belum kami temukan dia," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono kepada Suara.com, Jumat (3/3/2017).
Sampai sekarang, polisi mengaku masih menelusuri pembuat situs Baladacintarizieq.com.
"Belum, sampai sekarang belum. Belum kami temukan dia," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono kepada Suara.com, Jumat (3/3/2017).
Situs tersebut hanya beberapa hari bisa diakses publik. Setelah kasus mencuat, situs Baladacintarizieq.com ditutup.
Dalam kasus tersebut, polisi sudah mengirim Surat Perintah Dimulainya Penyidikan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Namun, dalam SPDP tersebut, polisi belum mencatumkan nama tersangka.
"Kalau udah naik penyidikan kami kirim SPDP-nya. SPDP kan boleh nggak mencantumkan nama (tersangkanya)," kata dia.
Argo meminta publik menunggu gelar perkara yang akan segera dilakukan penyidik.
"Ya kami tunggu hasil gelar perkara penyidik. Kalau sudah meriksa-riksa saksi-saksi dan barang bukti," kata dia.
Munculnya kasus tersebut membuat Firza tak tenang. Pengacara Firza, Dahlia Husein, mengatakan Firza akan menjelaskan dengan sebenar-benarnya kasus yang dituduhkan kepada Firza.
Sebelumnya, baik Firza maupun pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab juga sudah membantah keras tuduhan terlibat dalam penyebaran konten tersebut.
Dalam kasus tersebut, polisi sudah mengirim Surat Perintah Dimulainya Penyidikan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Namun, dalam SPDP tersebut, polisi belum mencatumkan nama tersangka.
"Kalau udah naik penyidikan kami kirim SPDP-nya. SPDP kan boleh nggak mencantumkan nama (tersangkanya)," kata dia.
Argo meminta publik menunggu gelar perkara yang akan segera dilakukan penyidik.
"Ya kami tunggu hasil gelar perkara penyidik. Kalau sudah meriksa-riksa saksi-saksi dan barang bukti," kata dia.
Munculnya kasus tersebut membuat Firza tak tenang. Pengacara Firza, Dahlia Husein, mengatakan Firza akan menjelaskan dengan sebenar-benarnya kasus yang dituduhkan kepada Firza.
Sebelumnya, baik Firza maupun pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab juga sudah membantah keras tuduhan terlibat dalam penyebaran konten tersebut.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam