Suara.com - Sebanyak 4.242 kendaraan terjaring dalam Operasi Simpatik Jaya 2017 yang dilaksanakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dari 1 hingga 2 Maret 2017 lalu. Ribuan kendaraan terjaring karena dianggap melakukan pelanggaran di jalan raya.
"Selama dua hari jumlah teguran 4.242 kendaraan, 1 Maret ada 1.982 kendaraan, dan hari kedua ada 2.260," kata Kepala Sub Direktorat Penegakam Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto, Jumat (3/3/2017)
Menurut Budiyanto pelanggaran banyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor. Adapun ribuan kendaraan yang mendapat teguran diantanya yakni 1.762 sepeda motor, 1.150 mobil pribadi, 146 mobil barang dan 94 bus.
Ribuan kendaraan diberikan teguran karena melakukan pelanggaran lalu lintas di jala raja seperti melawan arus, tidak menyalakan lampu utama, tidak memiliki surat-surat, tidak mengenakan sabuk pengamanan dan tidak menggunkan helm saat berkendara.
"Jenis Ranmor (kendaaraan bermotor) yang melanggar itu terdiri dari sepeda motor, mobil pribadi, bus, dan mobil barang," kata dia.
Dalam Operasi Simpatik Jaya tahun ini, polisi tetap mengedepankan pola preemtif dan preventif bagi para pengemudi yang kedapatan melakukan pelanggaran.
Operasi ini akan dilakukan selama tiga pekan, yaitu sejak 1 Maret hingga 21 Maret 2017 atau selama 21 hari ke depan. Gelaran kegiatan tersebut, guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden