Suara.com - Aksi menanam pohon pisang di jalan yang berulang marak dilakukan di berbagai daerah Indonesia. Namun, warga Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tak lagi bakal bisa melakukan aksi tersebut.
Pasalnya, Wakil Bupati Gunung Kidul Immawan Wahyudi telah melarang aksi penanaman pohon pisang di jalan rusak tersebut. Menurutnya, aksi itu justru membahayakan pengguna jalan.
"Aksi itu akan menambah tingkat bahaya bagi pengguna jalan. Kalau ada jalan yang rusak sebaiknya jangan ditanami pohon pisang, cukup dicarikan batu untuk menutup jalan yang berlubangi itu," kata Immawan, seperti dilansir Antara, Minggu (5/3/2017).
Ia mengklaim, Pemprov DIY dan pemkab sudah menyiadakan dana rehabilitasi, sehingga warga hanya diminta aktif melaporkan ruas jalan yang rusak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunung Kidul Eddy Praptono menjelaskan, perawatan jalan rutin dianggarkan Rp 1 miliar. Hal itu untuk pengaspalan atau pengurukan menggunakan batu gamping.
”Pemkab hanya memperbaiki jalan yang masuk daftar milik kabupaten. Sementara untuk jalan nasional menjadi kewenangan pemerintah pusat,” terangnya.
Baca Juga: Partai Golkar Bertekad Dukung Jokowi Jadi Capres di Pemilu 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan