Suara.com - Sejumlah ruas jalan di Jalur Selatan Jawa dan Jalur Pantura terpantau masih rusak meski jalan tersebut sedang diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum tetapi kondisi fisiknya hingga kini belum menggembirakan.
Dari siaran pers Korlantas, menyebutkan kerusakan sejumlah ruas jalan itu ditemukan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumowa bersama sejumlah instansi terkait saat mensurvei jalan di Jalur Selatan Jawa dan Pantura pada Kamis (23/2) dan Jumat (24/2).
Kerusakan jalan ditemukan di wilayah perbatasan Jawa Tengah yakni di Majenang dan Cilacap.
"Terjadi kerusakan jalan hingga kurang lebih 15 kilometer, sambung menyambung hingga ke Banyumas, Purwokerto. Walaupun sebenarnya di Banyumas, kondisi jalan cukup layak," kata Royke.
Volume kendaraan terpantau padat dari perbatasan Jawa Tengah hingga memasuki Kabupaten Cilacap.
Pihaknya juga mensurvei jalan yang menghubungkan Ajibarang - Bumiayu, Brebes (Ketanggungan dan Songgom) serta Tegal (Prupuk dan Slawi).
"Mulai dari perbatasan kota Purwokerto sampai ke pertigaan Songgom - Prupuk itu terjadi kerusakan cukup parah, delapan puluh persen jalannya rusak, kurang lebih panjang 40 kilometer," katanya.
Menurut dia, sejumlah ruas jalan tersebut sedang diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
"Diperkirakan dalam dua bulan bisa selesai. Tapi mungkin butuh dukungan untuk kendaraan-kendaraan berat di atas delapan ton agar jangan melewati kota Prupuk itu sehingga tidak mengganggu pekerjaan jalan," ujar Royke.
Baca Juga: Isu Boikot Salat Jenazah Pro Ahok, Pemerintah Diminta Bertindak
Jalur Pejagan (Brebes) hingga Purwokerto (Banyumas) dan arah sebaliknya direncanakan untuk dilarang dilintasi oleh kendaraan bermuatan berat dengan kapasitas di atas delapan ton demi mempercepat perbaikan jalan dan pembangunan empat flyover di Brebes dan Tegal.
Pasalnya, bila kendaraan-kendaraan tersebut tetap diperbolehkan melintas, aktifitas perbaikan jalan akan terganggu karena akibat beratnya beban kendaraan.
Proyek pembangunan empat flyover tersebut adalah flyover Dermoleng (Brebes), flyover Kretek (Brebes), flyover Klonengan (Tegal), dan flyover Kesambi (Tegal).
Menurutnya, pekerjaan perbaikan jalan ini ditargetkan akan selesai pada maksimal satu bulan sebelum Lebaran 2017 sehingga para pemudik bisa pulang kampung dengan nyaman.
"Ini sangat rawan dan sangat vital. Harus selesai satu bulan sebelum arus mudik. Dimohon kepada masyarakat tentunya, dalam tahap perbaikan jalan di Prupuk itu, mohon kesabarannya. Kalau ada pengalihan-pengalihan arus, agar masyarakat mentaati semua rambu-rambu atau petunjuk-petunjuk petugas di lapangan," papar dia.
Perjalanan truk-truk tersebut nantinya akan dialihkan melalui Jalur Pantura, Semarang, Magelang dan Purworejo. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim
-
Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Bahlil Buka Wacana Seluruh Mobil Listrik Pakai Baterai Nikel