Suara.com - Kasus kriminal aneh terjadi di Thailand. Seorang lelaki di sebuah desa Provinsi Lampang, ditangkap polisi lantaran hendak merudapaksa atau memerkosa seekor sapi.
Lelaki berusia 40 tahun itu, seperti dilansir Mirror, tepergok warga setempat ketika sudah melepas seluruh pakaian dan hendak menggagahi seekor sapi betina di sebuah peternakan, Jumat (3/3/2017) pekan lalu.
“Dia kami dapati tengah menciumi seekor sapi milik warga. Ketika dia hendak memerkosa sapi itu, kami menyergapnya. Karena tak berhasil ditangkap, dia melarikan diri meski tanpa memakai pakaian,” tutur seorang warga.
Setelah kabur, lelaki itu kedapatan bersembunyi di kamar mandi sebuah peternakan. Warga yang emosi mencoba mendobrak pintu. Tapi, si lelaki tak kalah pintar, ia mengganjal pintu kamar mandi sehingga tak bisa didobrak.
Warga juga tak mau kalah pintar, mereka lantar menghubungi polisi yang akhirnya datang selang 30 menit. Ia akhirnya bisa dibekuk dan dibawa memakai mobil pikap.
Awalnya, polisi hendak membawa pria itu meski tanpa memakai sehelai benang pun. Tapi, warga yang merasa kasihan lantas memberikan pria itu baju dan celana pendek.
“Dia mengakui sudah lama ingin merasakan bercinta dengan sapi. Dia kemungkinan mengidap kelainan seksual,” terang aparat kepolisian.
Sementara ketika olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sperma pria tersebut di bagian sensitif sapi.
Baca Juga: Gara-gara Megawati, Netizen Ributkan Foto Raja Salman Ini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan