Suara.com - Pernikahan Wali Kota Lins—sebuah kota di Brasil—Edgar de Souza, menyita perhatian dunia. Sebab, ia menikahi kekasihnya Alexsandro Luciano Trindade. Benar, mereka adalah pasangan homoseksual yang sudah menjalin kasih selama 13 tahun terakhir.
Souza merasa bangga karena menjadi pejabat pertama di Brasil yang berani secara terbuka menikahi kekasih sesama jenisnya. Menurutnya, pernikahan yang berlangsung, Minggu (5/3/2017), itu juga bernilai politis.
“Ini kali pertama terjadi di Brasil. Pernikahan ini sangat sakral bagiku dan kekasihku, tapi juga memunyai pesan politis,” terang Edgar, seperti dilansir dari laman unicornbooty.com, Rabu (8/3).
Melalui pernikahannya, Edgar ingin memberikan pesan kepada seluruh kaum homoseksual agar berani memperjuangkan hak-hak mereka.
Selain itu, ia juga ingin warga dengan orientasi seksual mainstream menghargai kaum lesbian, gay, biseksual, dan transeksual.
Edgar mengakui, menerima sejumlah pesan di akun media sosial maupun surat elektronik bernada kebencian setelah dirinya memutuskan menikahi sang kekasih.
“Tapi, banyak pula orang yang menyatakan dukungan dan menyatakan salut kepada kami,” tukasnya.
Brasil melegalkan pernikahan LGBT sejak tahun 2013, melalui keputusan dewan nasional kehakiman. Edgar sendiri menjabat sebagai wali kota sejak tahun 2012. Ia sudah tiga periode memangku jabatannya itu. Terakhir, ia kembali terpilih dalam pemilihan umum tahun 2016.
Baca Juga: Indonesia Tawarkan Investasi Bioskop ke Korea Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara