Suara.com - Masjid-masjid di Israel tampaknya dalam waktu dekat tidak lagi bisa sembarangan memakai alat pengeras suara saat mengumandangkan azan.
Pasalnya, seperti dilansir AFP, parlemen Israel sudah mengesahkan persetujuan awal atas rancangan undang-undang yang mengatur pembatasan suara azan dari masjid.
Dalam persetujuan yang ditandatangani, Rabu (8/3/2017), parlemen menyetujui ketentuan bahwa masjid-masjid dilarang mengumandangkan azan memakai alat pengeras suara dalam kurun waktu pukul 23.00 malam sampai pukul 07.00 pagi.
Artinya, masjid-masjid tidak dibolehkan mengumandangkan azan saat memasuki waktu salat Subuh.
Setlah mendapat persetujuan awal, rancangan peraturan itu akan kembali digodok dalam tiga tahapan sebelum disahkan menjadi undang-undang.
Dalam sidang persetujuan awal, pembahasan rancangan peraturan itu sempat memanas. Sebab, anggota parlemen dari etnis Arab-Israeli tegas menentang rencana tersebut.
Bahkan, banyak dari mereka yang merobek berkas rancangan peraturan dan melakukan aksi walk-out. Namun, mayoritas anggota parlemen tetap menyetujui rancangan tersebut.
Baca Juga: Malaysia Serukan Salat Hajat untuk Doakan Warganya di Korea Utara
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'