Suara.com - Pemerintah Palestina mengungkapkan, Israel tengah berupaya menghancurkan salah satu situs bersejarah dan sakral di Kota Yerusalem, yakni Masjid Al Aqsa.
Menteri Urusan Agama Palestina Sehikh Yousif Ideis mengatakan, upaya itu dilakukan melalui aktifitas penggalian yang dilakukan di dalam kompleks masjid tersebut.
"Upaya penghancuran Masjid Al Aqsa itu adalah aksi provokatif, dan bisa menimbulkan gejolak di wilayah Timur Tengah," tutur Yousif seperti dilansir PressTV, Senin (27/2/2017).
Ia mengatakan, kesimpulan yang sama juga dibuat oleh komisi Kristen-Islam untuk mempertahankan situs-situs suci di Yerusalem.
Dalam kesimpulan komisi itu, disebutkan aktifitas penggalian bawah tanah untuk keperluan penelitian yang dilakukan Israel menimbulkan sejumlah lubang di sekitar kompleks dan bisa meruntuhkan masjid tua tersebut.
"Aktifitas mereka juga melanggar resolusi Unesco, yang sebelumnya juga sudah mengecam aktifitas penggalian tersebut," tegasnya.
Berita Terkait
-
Bawa Tas Tangan, Perempuan Palestina Ditembak Tentara Israel
-
Lelaki Palestina Menang Arab Idol, Ribuan Warga Turun ke Jalan
-
Presiden Iran: Tiada Pilihan Palestina Harus Melawan Israel
-
Ke Australia, Netanyahu Dipaksa Putari Wilayah Udara Indonesia
-
Indonesia Berpeluang Jadi Mediator Rekonsiliasi Palestina
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara