Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan dirinya telah lama mengatur waktu untuk bertemu dengan Ketua Umum partai Demokrat sekaligus Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun baru hari ini terlaksana, Kamis (9/3/2017) siang.
Sebelumnya pihak Istana Kepresidenan mengatakan pertemuan itu atas permintaan dari SBY.
"Seperti yang sudah sering saya sampaikan, bahwa saya akan mengatur waktu untuk beliau, Pak SBY dan hari. Ini alhamdulillah beliau pas ada waktu, saya juga ada, artinya kami janjian dan bertemu sudah," kata Jokowi di beranda Istana Merdeka bersama SBY.
Jokowi mengklaim pertemuan itu tidak mendadak. Menurut dia pertemuannya dengan SBY hari ini sudah direncanakan.
"Tetapi kadang saya ada waktu, Pak SBY kan waktunya nggak ada. Baliau ada, saya pas barengan acara, jadi sekarang waktunya," ujar dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan, dalam pertemuannya sekitar satu jam dengan SBY tersebut membahas berbagai persoalan.
"Berbicara banyak hal, baik yang berkaitan dengan politik nasional, baik yang berkaitan dengan ekonomi nasional. Namanya diskusi kan banyak hal, dan hal-hal lainnya," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis