Suara.com - Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin tidak menyetujui adanya spanduk serta penafsiran mengenai haramnya pendukung Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) disalatkan saat meninggal dunia.
Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, setiap muslim diwajibkan mengurus serta menyalatkan jenazah. Ketentuan itu hukumnya fardu kifayah.
"Mengurus, memandikan, serta menyalatkan jenazah itu hukumnya fardu kifayah. Kalau di satu wilayah tidak ada satu pun warganya yang mau mengurus jenazah tetangganya, maka seluruh muslim daerah itu berdosa,” tegas Lukman, seusai peresmian pemasangan potongan kain Kiswah Kakbah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (10/3/2017).
Lukman mengatakan, jenazah muslim yang dianggap pendukung Ahok-Djarot tidak berdosa kalau harus dikubur tanpa disalatkan.
"Jenazahnya tidak berdosa semua. Jenazahnya tidak berdosa tapi orang yang masih hidup, kalau tidak ada yang melakukan (mensalatkan jenazah) itu maka semua orang secara kolektif akan berdosa, " ucap Lukman.
Karenanya, ia meminta masyarakat muslim agar tetap mensalatkan jenazah tanpa dicampurbaurkan dengan motif politik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah