Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendorong adanya paguyuban yang menaungi organisasi pengusaha ayam seperti Persatuan Pengusaha Ayam Pintu Air Pulogadung (PPAPP).
Adanya paguyuban tersebut untuk memudahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memberikan bantuan kredit usaha.
"Saya mendorong supaya ada organisasi supaya mudah dikontrol dan dikelola oleh paguyuban. Jadi ini bagus ya dibentuk kelompok tidak perorangan, kalau ada bantuan pemerintah enak, jadi tepat sasaran. Asalkan ekonomi kerakyatan tumbuh, kita akan bisa berikan bantuan modal Rp 500 ribu sampai Rp 100 juta bisa, kita punya pasar Rp153 pasar," ujar Djarot saat blusukan di Jalan Pintu, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (16/3/2017.
"Kenapa ini penting? Karena Pemda punya program untuk mensubsidi pasar mudah terhadap daging terutama daging ayam. Karena KJP Bisa Beli ayam sehingga kita subsidi langsung bisa harga Rp 10 ribu perkilo," sambungnya.
Djarot juga berharap PPAPP bisa bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal penjualan daging ayam maupun ikut mengawasi adanya penjualan ayam tiren.
"PPAPP ini bisa bekerja sama dengan kita. Kita punya BUMD yang mengurusi masalah perdagingan, Dharma Jaya. Ini bisa diajak kerja sama, begitu harga jatuh ngomong aja ke Dharma Jaya, kita akan membeli dengan harga normal. Normalnya harga ayam Rp20 ribu perkilogram. Ayam hidup. Kalau ayam hidup jatuh sampai Rp 12 ribu, Rp 13 ribu aduh, ancur," ucap Djarot.
Lebih lanjut, mantan Wali Kota Blitar itu meminta kepada pengusaha ayam untuk memperhatikan pengolahan limbah di pasar ayam tersebut.
"Kalau belum ada pengolahan limbahnya, kami bisa bantu, untuk buat IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) terpadu disini. Bisa ajukan ke kami supaya tidak mencemari lingkungan. Kita akan bikin dengan teknologi. Seluruh limbah dimanfaatkan sebisa mungkin yang nggak bisa baru kita olah," paparnya.
Baca Juga: Djarot Akan Antarkan Hasyim Muzadi ke Peristirahatan Terakhir
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN