Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (21/2).
Sidang perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan memasuki sidang ke 15 pada Selasa (21/3/2017). Agenda sidang yang akan berlangsung di Auditorium Kementerian Pertaminan, Jakarta Selatan, yakni mendengarkan keterangan tiga saksi ahli meringankan.
"Besok sidang ke 15. Dengar saja kan saksi ahli kami," ujar Ahok di Jalan Proklamasi 49, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).
Anggota tim kuasa hukum Ahok, Humphrey R. Djemat, menambahkan tiga saksi yakni ahli agama Islam dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Jakarta yang juga dosen Fakultas Syariah IAIN Raden Intan, Lampung, Ahmad Ishomuddin; guru besar Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia, Rahayu Surtiati, dan ahli hukum pidana yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, C. Djisman Samosir.
"Sidang besok akan mengajukan pemeriksaan saksi-saksi dari tim penasihat hukum Basuki. Mereka, Ahmad, Rahayu, dan Djisman," katanya.
Dalam sidang yang ke 14, saksi meringankan, Juhri, menjelaskan bahwa Ahok diserang pakai isu agama sudah sejak lama, sejak Ahok ikut pemilihan bupati Belitung Timur sampai dengan pemilihan gubernur Bangka Belitung.
Juhri merupakan Ketua Panwaslu Kabupaten Belitung saat Pilkada Gubernur Bangka Belitung pada 2007.
Juhri mengatakan ketika itu banyak selebaran yang isinya mengutip Surat Al Maidah ayat 51 untuk menyerukan agar warga jalan memilih non muslim sebagai pemimpin.
Komentar
Berita Terkait
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara